1.1. Perkembangan Android
Pada
Juli 2005, Google mengakuisisi Android Inc. sebuah perusahaan baru
berkembang yang bergerak di bidang aplikasi ponsel. Perusahaan ini
berbasis di Palo AltoCalifornia Amerika Serikat. Pendiri Android Inc.
salah satunya adalah Andy Rubin yang saat ini menjadi direktur Google
Mobile Platform. Rumorpun berkembang saat Google mengakuisisi Android
Inc. Google berencana untuk masuk ke pasar ponsel meski belum diketahui
akan seperti apa andil Google di dunia ponsel.
Di
Google tim yang dipimpin oleh Andy Rubin mengembangkan platform
perangkat bergerak dengan dasar kernel Linux yang dipasarkan kepada
produsen handset dan layanan telekomunikasi. Saat itu beredar kabar
bahwa Google telah memiliki jajaran komponen hardware dan partner
software serta memberi tanda kepada penyedia layanan telekomunikasi
bahwa yang mereka tawarkan bersifat terbuka. Spekulasi sasaran Google
untuk ponsel pun semakin berkembang bahwa mereka akan segera
mengumumkannya di bulan Desember 2006. Kemudian September 2007, Google
diketahui sedang mengajukan hak paten di bidang telepon selular. Pada 5
November 2007 baru Android resmi di rilis dengan dibentuknya Open
Handset Alliance (OHA) untuk pusat pengembangannya.
Perangkat
pertama yang menjalankan Android adalah smartphone yang dikembangkan
oleh HTC Dream atau T-Mobile G1, yang secara resmi diluncurkan pada 23
September 2008. Penjualan perangkat ini di pasar AS dimulai pada bulan
Oktober 2008. Segera setelah itu beberapa produsen smartphone juga
mengumumkan niat mereka untuk merilis perangkat berdasarkan platform
Android. Google Android tidak hanya diatur di smartphone, platform ini
juga cocok untuk netbook. Jadi beberapa produsen netbook seperti Asus,
MSI, Dell dan Acer segera mengumumkan rilis perangkat berdasarkan
platform mobile dari Google.
1.2. Perkembangan Android
Android telah mengalami pembaharuan sejak peluncuran awalnya.
1. Android Versi 1.1
a. Dirilis pada tanggal 9 Februari 2009
b. User Interface
c. Aplikasi Standart Alarm
d. Aplikasi olah pesan
2. Android Versi 1.5 (Cupcake)
Merupakan pengembangan dari versi 1.1 . Interface Android lebih dipercantik dengan penambahan efek – efek animasia. Cupcake dirilis pada tanggal 30 April 2009
b. Kemampuan merekam dan memutar video di modus camcorder
c. Upload video ke Youtube dan foto ke Picasa
d. Tombol soft keyboard dengan fitur "autocomplete"
e. Kemampuan koneksi langsung ke headset Bluetooth A2DP
f. Widget dan folder baru mengikuti pola pada desktop
g. Tambahan pilihan copas pada internet berbasis web page
3. Android Versi 1.6(Donut)
Pada Android versi 1.6 banyakk terobosan baru di sistem jaringan dan konektivitas
a. Dirilis pada 15 September 2009b. Android Market diperbaharui
c. Antarmuka kamera, camcorder, dan galeri terintegrasi
d. Penghapusan foto di galeri bisa dilakukan secara multiple
e. Peningkatan fitur voice search dan pengembangan voice dial
f. Pengembangan fitur pencarian untuk bookmark, kontak dan halaman web plus kecepatan pencarian
d. Penghapusan foto di galeri bisa dilakukan secara multiple
e. Peningkatan fitur voice search dan pengembangan voice dial
f. Pengembangan fitur pencarian untuk bookmark, kontak dan halaman web plus kecepatan pencarian
g. Pembaharuan dukungan teknologi CDMA/EVDO, Wifi, Gesture, dan mesin text-to-speechh. Mendukung layar dengan resolusi WVGA
4. Android Versi 2.0 / 2.1 (Eclair)
Android versi ini banyak mengalami pembaharuan dari segi optimasi hardware dan juga segi perangkat lunaknya
a. Dirilis pada 3 Desember 2009
b. Kecepatan hardware di maksimalkan
c. Aplikasi baru "Car Home"
d. Dukungan resolusi dan ukuran layar dikembangkan
e. Rasio hitam-putih untuk background lebih baik
f. Penggunaan browser baru dan mendukung HTML5
g. Google Maps 3.1.2h. Dukungan Microsoft Exchange
i. Kamera dengan flash dan zoom digital
j. Keyboard Virtual
k. Bluetooth 2.1
5. Android Versi 2.0 / 2.1 (Eclair)
Android Versi 2.2 ini merupakan penyempurnaan dari Android Versi 2.0
a. Dirilis pada 20 Mei 2010, perbaikan 20 Juni 2010
b. Kinerja Hardware lebih cepat
c. Dukungan Adobe Flash 10.1
d. Fitur Wifi bisa dibuat hotspot
e. Bisa instalasi aplikasi ke memori eksternal
f. Fungsi update otomatis di Android Market sudah ada
6. Android Versi 2.3 (Gingerbread)
Android Versi 2.3 ini merupakan penyempurnaan dari Android Versi 2.2 Froyo
a. Perubahan user interfaceb. Adanya penambahan toko musik online di Market
c. Dukungan format Video VP8 dan WebM
d. Peningkatan fungsi copy paste
c. Dukungan format Video VP8 dan WebM
d. Peningkatan fungsi copy paste
e. Peningkatan kemampuan permainan (gaming)
7. Android Versi 3.0 (HoneyComb)
a. Rilis pada 22 Februari 2011
b. Mendukung grafis 3 dimensi
c. Keyboard virtual yang lebih lengkap
d. User Interface di desain untuk tablet
e. Peningkatan koneksi Wifi dan Bluetooth
f. Widget lebih interaktif
8. Android Versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)

a. Rilis pada 19 Oktober 2011
b. Terdapat Font baru bernama Robotoc. Pengaturan Folder lebih keren
d. Fitur Recent Apps button
e. Fitur Spell-Checking untuk mengecek ejaan
f. Fitur Data Traffic Monitor untuk membatasi bandwidth
d. Fitur Recent Apps button
e. Fitur Spell-Checking untuk mengecek ejaan
f. Fitur Data Traffic Monitor untuk membatasi bandwidth
g. Browser lebih cepat
h. Fitur Photo tools
h. Fitur Photo tools
9. Android Versi 4.1 (JellyBean)
a. Rilis pada
b. Fitur Project Butter
c. Fitur pengetikan dengan perintah suara
d. Mendukung 180 bahasa
e. Kamera yang lebih canggih
f. Fitur Google No
1.3. Keunggulan Android
Beberapa keunggulan Android adalah :
1. Keterbukaan
Android menyediakan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan
Android menyediakan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan
Anda
dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam telepon, seperti
informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk
mendapatkan kesempatan baru.
mendapatkan kesempatan baru.
3. Kesamaan aplikasi
Untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan perangkat lunak lain. anda bahkan dapat mengubah program untuk
memutar nomor, atau screen saver.
Untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan perangkat lunak lain. anda bahkan dapat mengubah program untuk
memutar nomor, atau screen saver.
4. Cepat dan mudah perkembangan
Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen dan alat
debugging maju.
Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen dan alat
debugging maju.
1.4. Fitur - fitur Android
1. Application Framework
Mendukung pemakaian komponen-komponen yang mudah diganti dan digunakan kembali (reusable)
2. Dalvik Virtual Machine
Mesin virtual di optimalkan untuk perangkat mobile
3. Integrated Browser
Dibangun dari engine browser open source WebKit
4. Optimized Graphics
Didukung oleh custom 2D graphics library, 3D graphics dibangun berdasarkan OpenGL ES 1.0 specification (dukungan hardware acceleration optional)
5. SQLite
Untuk penyimpanan database terstruktur
6. Media support
Untuk mendukung berbagai audio, video, dan still image formats (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
7. Hardware Dependent
GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, Wifi, Kamera, GPS, kompas dan accelerometer
Didukung oleh custom 2D graphics library, 3D graphics dibangun berdasarkan OpenGL ES 1.0 specification (dukungan hardware acceleration optional)
5. SQLite
Untuk penyimpanan database terstruktur
6. Media support
Untuk mendukung berbagai audio, video, dan still image formats (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
7. Hardware Dependent
GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, Wifi, Kamera, GPS, kompas dan accelerometer
1.5. Arsiktektur Android
Diagram berikut menunjukkan komponen-komponen utama dari sistem operasi Android
1. Linux Kernel
Tumpukan paling bawah pada arsitektur Android ini adalah kernel. Google menggunakan kernel Linux versi 2.6 untuk membangun sistem Android, yang mencakup memory management, security setting, power management, dan beberapa driver hardware. Kernel berperan sebagai abstraction layer antara hardware dan keseluruhan software. Sebagai contoh, HTC GI dilengkapi dengan kamera. Kernel Android terdapat driver kamera yang memungkinkan pengguna mengirimkan perintah kepada hardware kamera.
2. Android Runtime
Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime. Android Runtime ini berisi Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine.
Core Libraries mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library-library dasar bahasa pemrograman Java.
Dalvik adalah Java Virtual Machine yang memberi kekuatan pada sistem Android. Dalvik VM ini di optimalkan untuk telepon seluler. Setiap aplikasi yang berjalan pada Android berjalan pada processnya sendiri, dengan instance dari Dalvik Virtual Machine
3. Libraries
Bertempat di level yang sama dengan Android Runtime adalah Libraries. Android menyertakan satu set library-library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android. Kemampuan ini dapat diakses oleh programmer melewati Android application framework. Sebagai contoh Android mendukung pemutaran format audio, video, dan gambar. Berikut ini beberapa core library tersebut :
a. System C Library
Diturunkan dari implementasi standard C system library (libc) milik BSD, dioptimasi untuk piranti embedded berbasis Linux
b. Media Libraries
Berdasarkan PacketVideo's OpenCORE, ibrary-library ini mendukun playback dan recording dari berbadai format audio and video populer, meliputi
MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, and PNG
c. Surface Manager
Mengatur akses pada display dan lapisan composites 2D and 3D graphic dari berbagai aplikasi
d. LibWebCore
Web browser engine modern yang mensupport Android browser maupun embeddable web view
e. SGL
Dengan dasar 2D graphic engine
f. 3D libraries
Implementasi berdasarkan OpenGL ES 1.0 APIs. Library ini menggunakan hardware 3D acceleration dan highly optimized 3D software rasterizer
g. FreeType
Bitmap dan vector font rendering
h. SQLite
Relational database engine yang powerful dan ringan tersedia untuk semua aplikasi
4. Application Framework
Lapisan selanjutnya adalah application framework, yang mencakup program untuk mengatur fungsi-fungsi dasar smartphone. Application Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone, aplikasi telepon, pergantian antar - proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon. Para pengembang aplikasi memiliki aplikasi penuh kepada tool-tool dasar tersebut, dan memanfaatkannya untuk menciptakan aplikasi yang lebih kompleks.
Programmer mendapatkan akses penuh untuk memanfaatkan API-API (Android Protocol Interface) yang juga digunakan core applications. Arsitektur aplikasi didesain untuk menyederhanakan pemakaian kembali komponen-komponen, setiap aplikasi dapat menunjukkan kemampuannya dan aplikasi lain dapat memakai kemampuan tersebut. Mekanisme yang sama memungkinkan pengguna mengganti komponen - komponen yang dikehendaki.
Di dalam semua aplikasi terdapat servis dan sistem yang meliputi :
a. Satu set Views yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi meliputi lists, grids, text boxes, buttons, dan embeddable web browser
b. Content Providers yang memungkinkan aplikasi untuk mengakses data dari aplikasi lain (misalnya Contacts), atau untuk membagi data yang
dimilikinya.
c. Resource Manager, menyediakan akses ke non-code resources misalnya localized strings, graphics, dan layout files
d. Notification Manager yang memungkinkan semua aplikasi untuk menampilkan custom alerts pada the status bar
e. Activity Manager yang memanage life cycle of dari aplikasi dan menyediakan common navigation backstack
5. Application
Di lapisan teratas bercokol aplikasi itu sendiri. Di lapisan inilah anda menemukan fungsi-fungsi dasar smartphone seperti menelepon dan mengirim pesan singkat, menjalankan web browser, mengakses daftar kontak, dan lain-lain. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang paling sering mereka akses. Mereka mengakses fungsi - fungsi dasar tersebut melalui user interface.
1.6. Android Terminology
Untuk
membangun aplikasi Android, seorang programmer dituntut telah akrab
dengan bahasa pemrograman Java. Bila syarat pertama ini telah dipenuhi,
langkah selanjutnya adalah men-download software development kit (SDK)
yang disediakan Android. SDK ini membukakan jalan bagi programmer untuk
mengakses application programming interface (API)Android.
SDK
yang diinstall di PC ini mencakup beberapa tool, termasuk aplikasi
contoh dan emulator Android. Emulator Android adalah program yang
menduplikasi fungsi-fungsi smartphone yang berjalan di atas platform
Android. Emulator juga berfungsi sebagai ajang pengujian aplikasi di
PC,sebelum disematkan ke dalam smartphone Android.
1. Service
Service yaitu serupa dengan service di PC dan server, program yang berjalan di belakang layar, tanpa interferensi dari pengguna.. Contoh kerja service adalah ketika anda sedang mendengarkan musik, kemudian anda ingin mengirim sms atau email. Dalam kasus ini tentu saja anda bisa melakukan keduanya karena ketika anda mengirim sms atau email, musik akan bekerja sebagai background.
1. Service
Service yaitu serupa dengan service di PC dan server, program yang berjalan di belakang layar, tanpa interferensi dari pengguna.. Contoh kerja service adalah ketika anda sedang mendengarkan musik, kemudian anda ingin mengirim sms atau email. Dalam kasus ini tentu saja anda bisa melakukan keduanya karena ketika anda mengirim sms atau email, musik akan bekerja sebagai background.
2. Content Providers
Yaitu mekanisme yang memungkinkan sebuah aplikasi berbagi informasi dengan aplikasi lainnya.
3. Intent / Broadcast Receiver
Intent merupakan pemberi informasi. Intent memberikan informasi kepada aplikasi terhadap apa yang terjadi terkait dengan handset seperti sdcard yang dimasukan, sms yang masuk, aplikasi yang dijalankan tinggal bagaimana kita meresponnya.
4. Resource
Resource adalah elemen externall yang kita gunakan dalam aplikasi. Resource disimpan dalam file xml yang berada dalam “res” folder. Resource tersedia dalam kode java menggunakan “R.java” file. File “R.java” ini untuk menghubungkan sumber daya visual (dari main.xml) ke kode sumber java (file java yang berada di Activity kelas).
Yaitu mekanisme yang memungkinkan sebuah aplikasi berbagi informasi dengan aplikasi lainnya.
3. Intent / Broadcast Receiver
Intent merupakan pemberi informasi. Intent memberikan informasi kepada aplikasi terhadap apa yang terjadi terkait dengan handset seperti sdcard yang dimasukan, sms yang masuk, aplikasi yang dijalankan tinggal bagaimana kita meresponnya.
4. Resource
Resource adalah elemen externall yang kita gunakan dalam aplikasi. Resource disimpan dalam file xml yang berada dalam “res” folder. Resource tersedia dalam kode java menggunakan “R.java” file. File “R.java” ini untuk menghubungkan sumber daya visual (dari main.xml) ke kode sumber java (file java yang berada di Activity kelas).
0 komentar:
Posting Komentar